Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Senin, 08 Juli 2013

SUKSES DAN SELAMAT

Rofiq Abidin

SUKSES DAN SELAMAT
Oleh : Rofiq Abidin


Semua orang selalu bicara sukses, sukses dan sukses. Gak hanya di tempat-tempat seminar, kampus dan bahkan di warung-warung kopi. Ya, sukses menjadi hak semua orang dan tujuan semua orang. Hingga ukuran suksespun seolah mengerucut bahwa suksesnya orang itu adalah diukur dari kemapanan seseorang dalam memiliki harta. Coba saja lihat seseorang yang telah bermobil mewah dan memiliki rumah representatif telah diidentikkan dengan orang sukses dan orang yang belum memilikinya bermakna ia belum sukses. Ini mungkin pendapat yang boleh anda setuju dan boleh tidak, coba rasakan pola pikir teman-teman anda. Kemudian anda cari tahu ilmunya dan ambil kesimpulan dengan benar. Tahukah anda bahwa ada do’a yang kita panjatkan tiap hari yakni “kebahagiaan di dunia dan akhirat”.  Apakah kita berdo’a sukses?. Ya, kata khasanah dalam do’a ini adalah harapan untuk sukses, namun juga selamat. Sukses saja menjadi pincang manakala tidak selamat, apalagi diakhirat. Kita berusaha selamat saja tapi tidak sukses di dunia akan terasa menjadi tidak seimbang. Padahal hamparan dunia ini untuk dinikmati dan sebagai sarana untuk meraih sukses di akhirat.

Sukses yang dibayangkan orang-orang bukan menjamin kesemalatan. Ada banyak orang yang merasa sukses karena mendapatkan harta banyak, namun tidak aman. Karena boleh jadi hartanya dari jalan yang tidak halal. Atau barangkali mendapatkan harta dari jalan halal, namun belum dikeluarkan zakatnya, itupun juga bisa menjadi tidak aman. Kok bisa?, tentu bisa karena dalam setiap harta yang kita miliki itu ada hak anak yatim dan orang-orang yang berhak menerimanya. Jika kita tidak mengeluarkannya maka Allah yang akan mengeluarkannya dengan caraNya. Maka sukses saja dalam pandangan anda belum cukup jika belum selamat. Banyak sekali pandangan-pandangan Allah tentang orang-orang yang sukses dan selamat. Seperti dalam surat Al Muminun ayat 1 hingga 5. Disana menyebutkan bahwa orang yang beruntung itu adalah yang mau fokus, efektif, berzakat dan pandai menjaga auratnya. Orang yang sukses dan selamat berarti orang yang sanggup fokus dalam beribadah dan pekerjaannya. Selanjutnya yang sanggung bertindak efektif dan menjauhkan dari ketidakbergunaan. Juga orang yang ringan untuk mengeluarkan hartanya untuk kepentingan jalan Allah serta orang yang sanggup menjaga auratnya, baik dalam pengertian fisik maupun dalam pengertian menjaga privasi keluarga.

Dengan demikian bahwa pola pikir kita tentang sukses gandengkanlah dengan selamat, karena sukses dan selamat bagaikan dua sisi mata uang yang sama-sama penting dalam kehidupan. Jadilah orang yang sukses dengan berzakat sekaligus orang yang selamat dengan segala kenikmatan yang tidak membutakan mata hati kita. Karena sesungguhnya sukses itu indah dan selamat menjadikannya makin kekal keindahannya.



.

Rofiq Abidin / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates