Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Selasa, 16 Januari 2018

Rofiq Abidin
Senyum Terakhir Sang Nabi


Semua nabi yang akan menemui ajalnya akan diberikan pilihan, "memilih terus hidup atau dipanggil Allah", dan diperlihatkan tempatnya di surga yang indah..

Pun begitu Nabi Muhammad mengatakan, "Ila Rofiqil A'la", sambil menunjuk tangannya ke atas. Aisyah RA yang menyaksikan mengatakan, "Kalau begitu Rasulullah memilih Allah, tidak memilih kita lagi"..

Rasulullah merasakan uratnya putus, beliau mengatakan, ini akibat racun yang dibubuhkan pada tahun 7 Hijrah oleh wanita Yahudi di daging kambing. Rasulullah panas tinggi, kemudian meminta Abu Bakar untuk mengimi sholat. Namun Rasulullah saat merasa agak sehat, beliau minta di papah oleh dua orang untuk ke masjid...subhanallah..

Terkadang nabi pingsan dan bangun, terkadang nabi meletakkan tangannya diatas dadanya.."Inna lil mauti sakarot" (kematian itu benar-benar ada sakarotul mautnya)..badannya panas...dan berkata "Boleh gak aku ingin di rumah Aisyah", semua istrinya mengizinkan..dan Rasulullah berada di pangkuan Aisyah RA

Pada subuh 12 Rabi'ul Awal 11 H, saat tak bisa ke masjid, beliau membuka jendela menyaksikan para sahabatnya yang sholat dan TERSENYUM..dan sholat di rumah..sahabat semua senang...hampir semua sahabat membatalkan sholatnya..mereka mengangap Rasulullah akan sehat kembali, namun SENYUMAN itu ternyata senyum terakhir, seakan-akan itulah salam perpisahan..

kata Anas bin Malik, " Tak ada hari yang paling gelap buat kami, kecuali saat Rasulullah Wafat"...subhanallah..

hari itu Rasulullah telah menghadap Allah, menyisakan ajarannya yang besar, yang mengkawal hidayah ummat manusia ..

Umar bin Khatab yang tidak percaya kematian Rasulullah mengunuskan pedang, sebuah ekpresi cinta kepada Rasulnya..maka Abu bakar yang menenangkan Umar, "Barang siapa menyembah Muhammad, maka Muhammad sudah mati dan barang siapa menyembah Allah, sesungguhnya Allah maha hidup dan hidup selamanya..

manusia terbaik itupun telah pergi dan meninggalkan karya besar untuk kita semua..
"Aku tinggalkan kalian di atas jalan yang putih dan lebar, yang malamnya saja seperti siang yang terang, tidak akan ada yang berpaling darinya kecuali akan celaka", jaminan Rasulullah yang kokoh dengan akidah islamnya..

Wallahua'lam..

Rofiq Abidin / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates