Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Senin, 30 November 2015

Rahasia Bismillah - Khazanah Islam Trans7 Terbaru - 24 November 2015

Rofiq Abidin

Rabu, 25 November 2015

Memaafkan

Rofiq Abidin

Memaafkan Diri Sendiri

1155778_energy
Anda pernah membuat kesalahan? Yah, semua orang pernah membuat kesalahan. Kita bukan malaikat yang selalu benar, kesalahan adalah hal yang manusiawi. Dari kesalahan kita bisa memetik hikmah, namun tidak sedikit orang yang menjadi terpuruk karena kesalahan di masa lalu yang menimpanya. Hilang semangat dan merasa tidak berdaya. Inilah kenapa kita perlu memaafkan kesalahan yang sudah kita lakukan.
Banyak orang yang tidak memperdulikan kesalahan diri sendiri. Padahal saat kesalahan kita membekas, memberikan pengaruh besar kepada kehidupan Anda, atau berakibat fatal, kesalahan ini bisa mempengaruhi kehidupan Anda secara keseluruhan. Secara tidak sadar pikiran bawah sadar kita mengatakan bahwa kita adalah orang yang salah, tidak becus, tidak berdaya, dan berbagai pikiran negatif lainnya.
Pikiran negatif terhadap diri sendiri akan menyebabkan kita rendah diri. Rendah diri bila dibiarkan akan seperti bola salju, semakin lama semakin membesar. Saat rendah diri sudah menggunung, Anda sudah merasa tidak bisa apa-apa lagi sehingga tidak ada usaha memperbaiki diri sendiri. Ini gawat!
Kesalahan-kesalahan masa lalu bisa membuat diri kita menyesal. Marah pada diri sendiri. Hal ini akan menyebabkan sebuah luka, luka emosional pada diri sendiri. Saat kita memiliki luka, kita akan melakukan usaha ekstra melindungi bagian yang terluka, sebab luka diatas luka itu lebih menyakitkan. Perlindungan ekstra ini seringkali menjadikan diri kita menjadi penakut dan mudah tersinggung. Akhirnya emosi negatiflah yang selalu mengiringi kita.
Rendah diri dan emosi negatif adalah tidak baik bagi kehidupan kita. Kita tidak lagi memiliki motivasi, kebahagiaan, dan pencapaian-pencapaian yang tinggi. Oleh karena itu, untuk menghindarinya ialah dengan memaafkan kesalahan-kesalahan yang telah Anda lakukan. Tentu saja setelah meminta maaf kepada orang lain jika terlibat dan memohon ampun kepada Allah SWT jika kesalahan Anda juga berdosa.
Tentu saja, kita perlu menghindari kesalahan. Namun sebagai manusia kesalahan selalu saja terjadi. Tidak apa-apa, yang penting ialah kita segera memperbaiki kesalahan kita dan perbaikan akan berjalan efektif jika kita telah memaafkan kesalahan kita. Mencoba memperbaiki kesalahan, sementara Anda berada dalam kondisi rendah diri dan mengutuk diri sendiri, perbaikan itu tidak akan memberikan hasil yang optimal, bahkan bisa saja sama sekali tidak berhasil.
Langkah-langkah memaafkan diri sendiri
  1. Fahami bahwa memaafkan berbeda dengan melupakan. Sebuah peristiwa yang melibatkan emosi sulit untuk dilupakan, tetapi bisa dimaafkan.
  2. Terimalah bahwa Anda melakukan kesalahan. Ini manusiawi. Katakanlah “Meskipun saya melakukan kesalahan, namun saya menerima diri saya seutuhnya.”
  3. Mintalah maaf kepada orang lain yang terlibat. Dimaafkan atau tidak, yang penting Anda sudah minta maaf.
  4. Mintalah ampun kepada Allah SWT jika kesalahan Anda berupa dosa.
  5. Sekarang… maafkanlah diri Anda. Katakan saja “Saya memaafkan diri saya seutuhnya.” Katakanlah berulang-ulang dengan penuh konsentrasi, silahkan katakan di dalam hati saja, namun harus diikuti dengan kesungguhan. Allah SWT Maha Pengampun, kenapa kita tidak mau memaafkan diri sendiri?”
  6. Ambillah hikmah dari kesalahan Anda. Bersyukurlah bahwa Anda sudah mendapatkan hikmah yang berharga.
Cobalah untuk memaafkan diri sendiri, Anda akan hidup lebih ringan, lebih bahagia, dan lebih bersemangat. Insya Allah.

Selasa, 24 November 2015

Tips

Rofiq Abidin
JANGAN SANGKA TOMBOL WINDOWS ITU TIDAK BISA APA-APA .. COBA KALIAN PELAJARI DIBAWAH INI !!
 1. Kalau kamu mau meninggalkan mejamu sebentar, kamu bisa menekan tombol Windows dan tahan kemudian tekan L, dengan begini layar kamu akan terkunci dengan sendirinya, tidak perlu khawatir ada yang menyalahgunakan komputermu.
2. Ketika mau cari dokumen, orang biasa akan membuka "my computer". Bagi professional, dia akan menekan tombol windows+E, dan kamu akan langsung masuk ke PC Manager.
3. Bos kamu datang ketika kamu main game! Bagaimana? Jangan gegabah! Langsung tekan windows+D, kamu akan langsung masuk ke dekstopmu!
4. Trik – trik yang mewah, tekan windows +tab, layar kamu akan terganti menjadi 3D
5. Alat perekam di dalam windows. Tekan saja windows+R dan ketik psr.exe, setelah itu kamu bisa langsung memulai rekaman.
6. Windows +R dan masukan osk, layar kamu akan muncul keyboard virtual!
7. Gambar / tulisan di layar terlalu kecil, tekan windows ditambah "+" atau"-" ,dan kaca pembesar akan muncul di layar, kamu bisa memperbesar atau memperkecil gambar di layar!
8. Sekarang ini computer kita banyak program, contohnya ID, dan kita akan membuka banyak halaman di browser kita. Dengan ctrl+Tab, kamu bisa menukar halaman di browsermu. Dan tekan ctrl+w, kamu bisa langsung menutup halaman yang sedang dibuka.
9. Ctrl+Esc memunculkan layar Start
10. alt+space+c menutup halaman yang sedang dibuka.
Semoga Bermanfaat.



Peace

Rofiq Abidin
Berdamai dengan Hati
Oleh : Rofiq Abidin


Kita tak pernah tahu apakah besok kita selalu hoki, kita tidak ketemu kesulitan atau kita tidak akan dikecewakan. Maka dari itu pandai-pandailah menata perasaan, dari perasaan ini seseorang akan berniat, berucap hingga mengambil sikap dan keputusan penting atau bahkan iseng. Ya, saat senang seharusnya kita selalu ingat, bahwa kesenangan yang hadir bisa kita nikmati saat perasaan senang juga mau mengikuti. Bahwa kesenangan dan rasa senang hadir bukan hanya peran kita, tapi peran orang-orang yang mendukung, orang-orang yang mendo’akan kita, orang yang mendorong kita, terutama ingatlah kerna irodahNya, yakni Allah Subhanahu Wata’ala. Saat hati sedang bergemuruh emosi, karena sebuah keadaan yang mengecewakan, berdamilah dengan hati kita. Ia hanya butuh tenang sejenak untuk kembali fresh. Hati ini adalah kunci mengendalikan sikap. Ada yang bilang otak bisa berbohong, meng-akali apa yang kita lakukan. Tapi hati tidak akan bisa berbohong dengan apa yang kita lakukan. Maka berdamailah dengan hati kita. Bisikan nurani akan selalu muncul untuk mengajak kepada kebaikan, walau otak kita mengakali untuk mengambil sikap bohong.
Hujan kritikan jadikan sebagai pelecut semangat untuk mengubah hidup untuk lebih baik. Dan hujan pujian jadikan sebagai imunisasi untuk menakhukkan takabbur, ujub dan egois. Semua kita mulai dari perasaan syukur kepada Allah, perasaan ikhsan (Selalu merasa di awasi oleh Allah), kemudian kita mengingat untuk bisa mengandalikan bisikan apa saja yang masuk ke dalam radar hati kita. Kita memilahnya, kemudian memfungsikan hati yang berqur’an sebagai furqon, pembeda antara pilihan yang haq dan yang batil. Karena muskhaf Al Quran bisa menjadi bayyinat (bukti) jika kita fungsikan sama’ (pendengaran), basor (penglihata) dan fu’adah (hati/perasaan) untuk memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Berdamailah dengan hati, karena hati bisa berbolak-balik atas pengarus musuh besar manusia ialah iblis. Utamakan istigfar dari pada mencela, utamakan memaafkan daripada permusuhan dan utamakan kepetingan jalan Allah dari pada kepentingan materiil. Jangan memusuhi hati (membohongi perasaan) karena provikasi akal yang makin pandai membohongi kenyataan. Lebih baik, akal kita ajak untuk memahami lebih dalam apa yang sedang terjadi dengan memahami ayat-ayat Allah yang tersurat dan yang tersirat. Karena ciri manusia cerdas adalah manusia yang sering mengingat ajalnya, bil makna, senantiasa bermahasabbah atas amalan, pekerjaan, karya, peran dan sikap yang telah diambilnya. Jadi, berdamailah dengan hati kita. Fokuslah pada apa yang akan kita capai, jangan menuruti kebohongan akal, tapi turutilah berubahan dari memaafkan diri kita dengan apa yang pernah terjadi, lalu hiasilah dengan kebaikan dan prestasi hidup selanjutnya. Wallahu’alam.

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates